
Aset PT DHD Farm Indonesia di Kecamatan Sako Palembang yang disegel polisi. M. Riezko Bima Elko P./Antara
JawaPos.com - Bareskrim Polri membongkar praktik penipuan berkedok trading binary option atau perdagangan opsi biner aplikasi trading FBS. Kasus ini ditemukan di sebuah ruko di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jawa Barat.
"(Penggerebekan) masalah penipuan," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Herman dalam keterangan tertulis, Kamis (10/2).
Whisnu mengatakan, penyelidikan kasus bermula saat penyidik Dirtipideksus Bareskrim Polri menerima laporan polisi pada 3 Februari 2022. Laporan bernomor: LP/A/0060/II/2022/SPKT.Dittipideksus/Bareskrim Polri.
Laporan itu terkait kegiatan trading jenis investasi berjangka berupa komoditi mata uang (valas), forex, komoditi emas, saham (dalam maupun luar negeri), dan komoditi crypto currency (mata uang kripto). Penipuan itu dilakukan menggunakan aplikasi Binomo, FBS dan lainnya.
Menurut Whisnu, korban mengetahui trading online dengan nama FBS melalui media sosial Facebook di akun Windy Kurnia August. Akun itu mengunggah promosi platform FBS dengan tawaran yang menggiurkan.
"Yakni tawaran trading komoditi dengan sistem zero spread (tidak adanya selisih antara harga jual dan harga beli komoditi)," imbuhnya.
Polisi mencium kejanggalan atas nilai keuntungan yang dijanjikan. Sebab, dalam aturan yang dikeluarkan Jakarta Futures Exchange setiap transaksi wajib memiliki selisih antara harga jual dan harga beli dengan nilai maksimal 0,5 persen per transaksi.
Namun dalam kenyataanya, Binary Option FBS menerapkan spread yang terlalu tinggi yakni 1,3 persen per transaksi. Spread itu di luar dari nilai kewajaran yang di tetapkan Jakarta Futures Exchanges, selaku bursa berjangka komoditi resmi di Indonesia.
Korban yang percaya memasukkan uang dengan total Rp 8.643.800 dari Oktober 2021. Namun, bukannya untung malah korban merasa dirugikan.
"Korban hanya melakukan top up dan tidak mendapatkan untung sama sekali, karena nilai spread yang tinggi di luar kewajaran," pungkas Whisnu.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
